Piket Tanda Keimanan Santri
Aktivitas piket ini biasanya dilakukan setelah para santri IBS PKMKK setelah menyelesaikan kegiatan mengaji kitab kuning metode Al-Fatih di lobi IBS PKMKK. Tujuan piket ini dilaksanakan tidak lain untuk membersihkan sampah berceceran di sekitar lingkungan Asrama, Padepokan, Musholla, Masjid, dan jalan menuju gedung IBS PKMKK. Kegiatan piket ini dilakukan setiap hari sebelum persiapan ke sekolah. Tentunya, piket ini dilaksanakan dengan tertib serta tepat waktu, sebab dipimpin oleh para pendamping Asrama, tidak luput juga dari kekompakkan para santri itu sendiri. Setiap santri yang telah melakukan piket akan mendapat paraf pada kartu kegiatan santri.
Ada sebuah makna lain dari kegiatan bersih-bersih atau piket ini. Seperti yang kita tahu Nabi Muhammad Saw pernah menyampaikan sebuah hadist tentang kebersihan itu sebagian dari iman. tertera pada sabda berikut:
النَّظَافَةُ مِنَ الْإيْمَانِ
“Kebersihan adalah Sebagian dari Iman”
Sebuah sabda turun-temurun yang diriwayatkan, diajarkan kepada santri-santri penimba ilmu dibeberapa Pondok Pesantren, seperti santri IBS PKMKK ini salah satunya. Kebersihan itu menandakan keimanan kita, kalau semisal ada seseorang yang jorok, suka nyampah, tidak menyukai bersih-bersih, maka sudah pasti bisa dikatakan keimanannya itu rendah. Apalagi Islam itu identik dengan ajaran tentang kesucian atau thaharah, berlambangkan putih bening tak ternodai oleh jamahan tangan kotor milik siapapun, sama seperti hati para penganutnya, umat Islam.
Sikap dan akhlak seorang santri akan tercermin baik, apabila ia melakukan kegiatan sehari-harinya penuh dengan kegiatan yang barokah. Maka piket juga bisa dibilang cerminan hati santri, berarti piket itu sama halnya dengan membersihkan hati mereka yang kotor itu dari sampah-sampah perusak hati.
IBS Padepokan Kyai Mudrikah merupakan sebuah lembaga modern, dimana fasilitas didalamnya tersedia lengkap, gratis untuk para santri. Sebagai ucapan terimakasih, para santri wajib belajar tekun agar mereka bisa memanfaatkan fasilitas demi mengembangkan bakat aktif, maupun pasif mereka ini. Agar suasana kegiatan belajar-mengajar dapat berjalan baik dan nyaman, dalam hingga luar IBS PKMKK harus bersih. Dan ketika ada acara, atau ngaji umum santri-santri tidak usah repot-repot membersihkan keseluruhan lingkungan IBS PKMKK menggunakan tenaga besar-besaran, sebab setiap harinya mereka telah membersihkan lingkungn IBS PKMKK. Waktu sambangan santri juga, pada saat wali santri datang menjenguk dihari sambangan, mereka akan menemukan sebuah tempat peristirahatan anak mereka dalam kondisi bersih, terhindar dari penyakit, sehingga walisantri dapat menghelakan nafas lega dan mengetahui anak-anak mereka mempunyai kondisi lingkungan sehat.
Santri sehat maka seluruh saudara seperjuangan bisa bermain bersama-sama di area Asrama tanpa terhalang oleh pemadangan, bau, barang busuk atau rusak disekitarnya. Piket dan bermain bersama-sama ini juga menggerakkan seluruh tubuh agar tidak lesuh setelah duduk pada saat ngaji pagi setiap harinya. Akhirnya lemak yang menumpuk tidak bakal meluap, melainkan terbakar, pasti juga lemak ini tentu digunakan sebab diiringi kegiatan berolah raga sehabis mengaji.
Akhirnya santri indentik dengan bersih merupakan salah satu tujuan penting pembiasaan santri IBS Padepokan Kyai Mudrikah Kembang Kuning.
Penulis:
Naurah, Nanda, Muhammad, dan Dhany