SILVER AWARD DIAJANG SEAMO
Pamekasan, 06 November 2024. Saufa Maulidi Fauzillah, santri kelas VII IBS PKMKK meraih silver award pada ajang Southeast Asian Mathematical Olympiad (SEAMO) 2024. Olimpiade matematika se-Asia Tenggara ini merupakan ajang kompetisi bergengsi di bidang matematika yang diikuti oleh peserta dari berbagai negara di Asia Tenggara, dengan tujuan mengasah kemampuan berpikir kritis, analitis, dan kreativitas matematika.
Capaian ini membuktikan bahwa santri tidak hanya unggul dalam kajian kitab-kitab keagamaan, tetapi juga mampu bersaing dalam bidang ilmu pengetahuan seperti matematika. Dengan bimbingan dari guru matematika, Bapak Holis Anshori, Saufa berhasil meraih hasil yang membanggakan. Pendampingan intensif dari guru, dukungan penuh dari orang tua, serta dorongan dari pesantren telah mewujudkan integrasi antara ilmu keagamaan dan sains di lingkungan pesantren.
Dokumen IBS PKMKK
Pada 19 Oktober 2024, Saufa mengikuti SEAMO di Elyon Christian Secondary High School, Jl. Raya Darmo Permai II No.2A, Tanjungsari, Sukomanunggal, Surabaya, Jawa Timur. Ajang bergengsi ini diikuti oleh lebih dari 6000 peserta dari seluruh Indonesia. Dengan persaingan ketat, Saufa berhasil meraih medali perak, membuktikan bahwa santri mampu bersaing dan berprestasi di tingkat nasional bahkan internasional. Prestasi ini semakin menguatkan semangat belajar di kalangan santri, serta menjadi bukti keberhasilan pendekatan pendidikan yang mendukung pengembangan kompetensi ilmu keagamaan dan sains.
Atas keberhasilan meraih medali perak di SEAMO, Saufa mendapatkan kesempatan untuk melanjutkan kompetisinya di SEAMO X yang akan diadakan di Kuala Lumpur pada 17-20 Januari 2025. Kesempatan ini tidak hanya menjadi ajang untuk menguji kemampuannya di level internasional, tetapi juga memperluas wawasan dan pengalaman Saufa dalam kompetisi akademik global. Pencapaian Saufa ini diharapkan menjadi inspirasi bagi santri lainnya untuk mengembangkan potensi akademik mereka di berbagai bidang, menjembatani tradisi pendidikan pesantren dengan kecakapan dalam ilmu pengetahuan modern.
Penulis: Heni Listiana