Untuk Ibu
Saat aku masih kecil, aku sering menangis. Kini aku sudah besar, aku ingin membahagiakan ibuku. Kebahagiaan ibu yaitu saat aku sudah menggapai cita-citaku.
Saat aku menangis, ibu akan selalu menasehatiku. Ibu, aku ingin bertemu denganmu, aku ingin memelukmu. Aku teringat saat aku nakal, kini aku taubat. Aku ingin menggapai cita-citaku, aku ingin memberikan hadiah terbaik untukmu.
Ibu, saat aku memiliki masalah, aku selalu bercerita kepadamu. Karena saat bersama ibu, aku bisa menangis sepuasnya.
Ibu, jika aku bisa memutar waktu, aku ingin kembali ke masa kecilku. Aku tak ingin membuat ibu menjadi sedih, karena itu akan membuatku juga ikut sedih. Aku ingat saat aku berjalan dengan ibu, ibu senang menggandeng tanganku.
Jika aku punya masalah dengan ibu, aku akan meminta maaf padamu. Ibu ingat, saat aku sedang terluka, ibu yang menyembuhkanku. Saat aku lapar, ibu datang memberi makan. Hal terindah saat aku tidur bersama ibu. Tak bisa kubayangkan jika aku mati, pasti ibu akan menangis.
Ingatkah ibu saat aku mandi bersama ibu, rasanya saat ini aku malu mandi bersamamu. Saat aku tidur, ibu selalu memelukku. Aku bangga, aku punya ibu, aku janji akan selalu menyayangimu.
Ibu, saat aku punya pasangan nanti, yakinlah ibu tetap terdepan. Saat aku sukses, ibulah orang pertama yang akan berbahagia. Apalagi jika aku hafal 30 juz dan menjadi hafidz quran. Pasti aku bisa memberikan mahkota di surga buat ibu.
Kelas: Dhany, Arief, Abduh, Faiz, Anam, Dias, Farrel, Lina Ria, Arin, Nanda, Farin, Faza, Nazilla, Icha, Zidni, Maulidia, Ziva, Alif, dan Zulfa
Pendamping: Dhela, Naofa, Ririn, Nada, Carin