Pengalaman Pertama Sebagai Santri IBS Padepokan Kyai Mudrikah Kembang Kuning
Sebagai seorang santri baru di IBS Padepokan Kyai Mudrikah Kembang Kuning (PKMKK), alasan saya memilih untuk menuntut ilmu di sini adalah karena fasilitas pendidikannya yang sangat lengkap, termasuk adanya kemudahan bagi setiap santri mendapatkan satu laptop. Selain itu, saya sangat terinspirasi oleh Dr. KH. Ahmad Muhlis, MA, pendiri IBS PKMKK. Saya berharap bisa mengikuti jejak beliau. Saya merasa bahwa belajar di sini tidak hanya seru, tetapi juga bisa membantu saya menjadi unggul dan inovatif.
Sejak menjadi santri di IBS PKMKK, ada beberapa hal yang menjadi favorit saya. Saya menemukan kesenangan dalam membaca kitab Safina yang gundul. Konsep 'One day one ayat' membuat saya selalu haus akan ilmu dan semangat membaca Al-Qur'an setiap hari. Ditambah lagi, saya mendapatkan kesempatan untuk belajar mengetik dengan sepuluh jari, sebuah keterampilan yang pasti bermanfaat di masa depan.
Pada awalnya, saya merasa tidak kerasan dengan lingkungan baru ini. Namun, seiring berjalannya waktu, perasaan itu berubah. Setiap hari menjadi lebih seru dan saya mulai merasakan kedekatan dengan teman-teman santri lainnya.
Meskipun ada berbagai pengalaman yang saya rasakan, satu hal yang paling menarik perhatian saya adalah saat mandi. Sungguh, kamar mandi di sini selalu penuh sehingga harus mengantri. Namun, itu justru menambah kenikmatan dan keunikan pengalaman saya sebagai santri di IBS PKMKK. Saya yakin, setiap momen di sini akan selalu saya kenang sebagai bagian dari perjalanan hidup saya.
Penulis: Yongki Irfan Maulana