Memori Penuh Warna di IBS Padepokan Kyai Mudrikah Kembang Kuning
Perjumpaan Awal 'Geby' dengan IBS PKMKK
Ahmad Jibril Alfirdauz, atau yang lebih dikenal dengan Geby, kini membagikan kisahnya selama berada di asrama IBS Padepokan Kyai Mudrikah Kembang Kuning. Kisah dimulai dari sebuah pengalaman Pesantren Camp dan Ramadhan Camp yang membuka matanya tentang keindahan belajar di IBS PKMKK.
Sebuah Keputusan
Pesona pendidikan spiritual di IBS PKMKK bukan hanya membuat Geby semakin rajin dalam menjalankan ibadah shalat, tetapi juga membantunya berkomunikasi dengan lebih halus kepada orang tuanya. Kepada ibunya, dengan penuh semangat, Geby mengutarakan keinginannya untuk menjadi bagian dari IBS PKMKK. Ibu Geby yang mendengar keputusan tersebut dengan antusias pun segera menghubungi Ustad Muhlis.
Suka-suka di IBS PKMKK
Sebulan berlalu dan kisah Geby di IBS PKMKK semakin berwarna. Hari-harinya diisi dengan kegiatan yang menyenangkan. Tak jarang, ia dan teman-temannya berbagi makanan atau jajanan. Salah satu kenangan yang paling berkesan adalah saat mengaji kitab Safinatunnajah bersama Ustad Cholid. Namun, tak hanya Ustad Cholid yang memberi kesan mendalam, Kak Bakri, kakak pendamping yang selalu memberi nasihat ketika Geby berulah, juga memiliki tempat spesial di hati Geby.
Dibalik Senyum ada Duka
Tentu, seperti kehidupan pada umumnya, tak selamanya penuh tawa. Geby pernah mengalami perbuatan iseng dari teman-temannya. Barang-barangnya diberi lem, sebuah tindakan yang mungkin dianggap sebagai sebuah candaan, namun meninggalkan luka bagi Geby. Meski demikian, Geby memilih untuk tak memendam dendam dan berharap kejadian tersebut menjadi pelajaran bagi semua.
Mengagumi Sang Pengasuh
Di balik segala pengalaman di IBS PKMKK, salah satu yang paling membekas adalah rasa kagumnya terhadap Dr. KH. Ahmad Muhlis, MA, sang pengasuh IBS PKMKK. Figur yang selalu menjadi inspirasi bagi para santri, termasuk Geby.
Kisah Geby mengajarkan kita tentang keindahan persahabatan, pentingnya memaafkan, dan tentu saja, makna dari pendidikan yang sejati.