"One Day One Ayat: Uniknya Metode Menghafal Al-Qur'an di IBS PKMKK"
Apakah Anda pernah mendengar tentang metode "One Day One Ayat"? Ini adalah teknik menghafal Al-Qur'an dengan merumuskan satu ayat setiap hari hingga benar-benar menguasainya, lalu melanjutkan ke ayat berikutnya keesokan harinya. Pendekatan ini diadopsi di Islamic Boarding School Padepokan Kyai Mudrikah Kembang Kuning Pamekasan (IBS PKMKK) dan dilakukan setiap hari tepat pada pukul 2 siang.
Cara efektif untuk cepat menghafal dengan metode ini adalah dengan memahami dan mengetahui makna setiap kata atau kalimat dalam ayat al-Qur’an. Pengulangan atau murojaah juga merupakan kunci, baik dari segi kata-kata maupun maknanya. Ini tidak hanya membantu memudahkan dalam menghafal Al-Qur'an tetapi juga memperkuat hafalan yang telah diingat.
Setelah berhasil menghafal satu Juz, IBS PKMKK biasanya mengadakan kegiatan I'lan Tasmi’ al-Qur’an, yaitu ujian hafalan al-Qur’an di depan khalayak umum dengan cara melanjutkan ayat yang dibacakan oleh para ustadz atau ustadzah. Ini merupakan moment yang menarik dan menguji hafalan santri.
Bagian terpenting dari metode ini adalah membiarkan anak-anak menghafal tanpa adanya paksaan. Karena dengan minat dan keinginan mereka sendiri, proses menghafal akan lebih mudah dan efektif dibandingkan jika dilakukan dengan paksaan. Dengan demikian, santri tidak akan merasa tertekan dengan aktivitas di pesantren.
Tidak hanya "One Day One Ayat", di IBS PKMKK juga ada banyak kegiatan lain seperti ngaji pagi, qiyamul lail, piket, sekolah pagi, diniyah sore, sekolah malam, dan banyak lagi. Tujuan dari "One Day One Ayat" sendiri adalah untuk memastikan santri tetap mengingat hafalan lama mereka setelah pindah ke Juz selanjutnya.
Metode ini telah membantu banyak santri di IBS PKMKK untuk menghafal hingga 1, 2, bahkan sampai 5 Juz. Tentunya, ini semua membutuhkan disiplin dan kerja keras, tapi dengan bantuan dan bimbingan dari IBS PKMKK, santri dapat menghafal Al-Qur'an dengan lebih mudah dan efisien.
Santri tidak perlu khawatir bahwa kegiatan ini akan mengganggu waktu istirahat mereka setelah pulang dari sekolah. Mulai dari tahun ajaran baru, sekolah sudah berakhir pada pukul 11:30 pagi. Setelah tiba di asrama, mereka akan mandi atau makan, lalu melaksanakan Salat Zuhur. Pada pukul 2 siang, saatnya mereka berangkat ke Padepokan untuk "One Day One Ayat".
Metode unik ini, "One Day One Ayat", telah menjadi bagian integral dari rutinitas harian santri di IBS PKMKK, memberikan mereka peluang untuk belajar dan menghafal Al-Qur'an dengan cara yang menarik dan efektif.
Penulis
Rara, Najwa, Iin dan Fahri