Sosok Santri: Pengubah Arah Sejarah
Pamekasan- Santri, seorang penerima ilmu dengan keseriusan dan ketulusan, bukan hanya menuntut ilmu tapi juga berpotensi menjadi pemimpin masa depan bangsa. Sejarah mencatat, banyak santri yang kemudian menjadi tokoh penting, salah satunya adalah Kyai Haji Abdurrahman Wahid atau yang akrab disapa Gus Dur. Ia tidak hanya seorang santri, tetapi juga seorang pemimpin yang turut mempertahankan kemerdekaan Indonesia.
Film populer "Sang Kiai" memberikan gambaran nyata mengenai perjuangan santri dalam era kemerdekaan. Dalam film tersebut, diceritakan bagaimana seorang santri dengan berani berjuang untuk melindungi kiai-nya dari cengkraman penjajah dan memperjuangkan kemerdekaan Republik Indonesia. Mereka berkorban, bahkan rela menempuh jalan kematian demi nilai-nilai yang mereka pegang teguh.
Inti dari tulisan ini adalah untuk memberikan pandangan positif kepada masyarakat mengenai santri. Bukan sekedar penampilan luar, tapi semangat dan dedikasi yang mereka miliki. Ustadz Abdul Somad pernah berkata, "Jangan remehkan santri, dengan satu langkah, mereka dapat mengubah dunia."
Ada kisah pahit tentang seorang santri yang ditangkap karena memegang bendera merah putih, lalu disiksa oleh penjajah Jepang. Penyiksaan ini terjadi karena sang santri menolak untuk menyembah dewa matahari, sebuah ajaran yang ditekankan oleh penjajah Jepang. Namun, tak lama setelah itu, Jepang menyerah kepada sekutu. Rakyat Indonesia, dengan semangatnya yang tak pernah padam, akhirnya mendeklarasikan kemerdekaan, dan penjajahan Jepang di tanah air pun berakhir.
Mimpi para santri sederhana: agar Indonesia menjadi negara yang makmur, sentosa, dan tidak lagi berada di bawah cengkraman penjajah. Mereka berharap Indonesia dapat berdiri tegak dan maju, menorehkan sejarah emas bagi generasi-generasi mendatang.
Santri: Penjaga Arah Dunia
Bukan yang berdiri di atas nuansa hitam putih
Bukan yang mengejar mimpi yang terus melayang
Siapakah dia?...
Santri, penerang yang mengubah tata dunia.
Penulis: M. Firdan Nasrul Hadiri